Senin, 30 Januari 2012

Investo !! Investasikan Energimu Untuk Bumi


Sebuah elegi persembahan manis dari anak negeri untuk Bumi. Kali ini dilaksanakan full 9 Kota besar di Indonesia. Dan kini saatnya Semarang jadi tuan rumah, setelah Bandung dan DIY. Workshop dan Stand serta pertunjukan dan kompetisi diselenggarakan meriah nan riuh.


Dua hari pelaksanaan dengan konsep yang patut diacungi jempol. Ditengah carut marut Carbon trade internasional, kini, Kompas Muda dan Pertamina foundation mempersembahkan event ramah lingkungan. Didalamnya mencakup kompetisi mading 3D, kerajinan berbahan baku barang bekas dan dance tradisional.

Lendo Novo,dari Pertamina Foundation sebagai panelis 1 dalam workshop menyampaikan pesan berharga. Keagungan Indonesia akan kembali lagi jika kita kembali pada alam. Ia menawarkan Kebun raya Mini Untuk Indonesia yang didalamnya termasuk agenda menabung pohon dan sekolah alam. Indonesia MAJU jika kembali berusaha menyeimbangkan diri dengan alam. Karena Hutan yang kita miliki. Karena air laut melimpah kepunyaan kita. karena Khasanah kekayaan alam yang menaikkan derajat kita. Tak perlulah bangunan bertingkat layaknya Gedung Putih. Tak semestinya anggaran besar untuk menutup lubang biopori secara sengaja. Karena Kita bukan Amerika. karena Kita trak punya uang sebanyak mereka. yang kita Punya adalah POHON.......


Feri Kurniawan, dari Teh Kotak sebagai panelis kedua dengan tema Thanks to nature tidak kalah pedulinya tetap menyeimbangkan produksi usaha dengan lingkungan. Dari mana lagi dapat membuat teh senikmat itu, kalau bukan dari ALam-kebon teh-???
Sebagai bentuk ucapan terimakasihnya pada alam, maka kemasannya dibuat dari kertas yang bisa segera luluh oleh tanah. Aksinya pun tak berhenti disana, beliau juga membagikan benih bayam sebagai bentuk gerakan menanam untuk bangsa......

Gesit Arianto, dari Kompas Bidang Humaniora sebagai panelis ketiga berbicara penuh semangat tentang Citizen Journalist. Didalamnya terungkap bahwa bekerja sebagai citizen journalist dilapangan lebih sangat ASYIK banget sekali, daripada nongkrongin meja dikantor KOMPAS.....candanya ditengah materi...^^
Bentuk dari jurnalisme warga ini mencakup komentar di media elektronik, like radio, TV dan media cetak. Bisa juga di blog pribadi dan website komunitas, like kompasiana bahkan kaskus. bentuk lainnya adalah tayangan video/foto, social media, like FB or twitter even Youtube...
Jurnalisme warga mengajak warga lebih melek tentang apa yang terjadi disekitarnya, terutama APAPUN yang tidak bisa tercover oleh seorang REPORTER media....
Sssssooooo,,, we are able to be citizen journalist....
Asal beritanya menarik, ga penting gapapa... dan sumbernya jelas, itulah yang mengajak kita memilkiki jiwa jurnalis sebenarnya, Bukan sekedar GOSIP yang notabene "KATANYA"...

Bisa juga buka web resmi Kompasmuda di http://www.mudaers.com/...selamat mencoba...\^^/



0 Comment: